Perpus Jalanan: Buka Lapak Baca Gratis, Kampanyekan Pentingnya Literasi

Bermodalkan buku-buku bekas, spanduk, dan terpal, sekelompok anak muda Kota Banjarmasin menggelar lapak baca gratis di Siring Menara Pandang, belum lama tadi. Dengan ekspektasi bisa menumbuhkan minat baca warga, perkumpulan ini diberi nama: Perpus Jalanan. 
***
Lapak baca perdana mereka gelar, pada Minggu (5/1/2020) lalu. Tepat di samping Rumah Anno, aneka buku seperti literatur sejarah populer, sastra, hingga keagamaan mereka pajang di atas terpal untuk menarik pengunjung berdatangan. 

“Kita yang ringan-ringan aja dulu untuk koleksi bacaannya, Bang.  Enggak mau yang kekiri-kirian dulu lah,” kata Muhammad Yusrian, salah satu penggagas Perpus Jalanan. 

Dari cerita Rian, perkumpulan ini terbentuk sejak Desember 2019 lalu atas keprihatinan mereka melihat minimnya kampanye sadar literasi di Kota Banjarmasin. Menurut dia, berharap pemerintah melakukan kerja-kerja kebudayaan seperti ini pasti terasa sulit. 

“Kalau bukan komunitas-komunitas kaya begini yang mulai sulit. Makanya kita tergerak, meski kecil-kecilan,” ujarnya. 

Rian CS menaruh ekspektasi orang-orang kembali menyadari tentang pentingnya membaca buku lewat perkumpulan sederhana ini. 

“Kita enggak memaksa orang untuk suka buku dulu. Tapi kita pengen menyadarkan aja bahwa daya literasi kita masih minim minim,” tegas Rian.

Sadar perkumpulan mereka masih kecil, pengurus Perpus Jalanan pun juga berharap sumbangan buku dari donatur. Donasi ini akan mereka pajang setiap pada setiap pekan, ketika mereka menggelar  lapak. 

Mereka pun terbuka jika ada komunitas lainnya yang ingin berpartisipasi dalam ajang buka lapak baca bersama.  “Prinsip kita sih tanpa memandang golongan ya Bang. Kita pengen kaya teman-teman di luar, punya wadah kolektif untuk isu-isu literasi seperti ini,” tandasnya. (lks/dom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *